Persyaratan Pendaftaran BPJS Kesehatan

Keberadaan BPJS yang diselenggarakan oleh pemerintah bekerjasama dengan lembaga terkait memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik. Kendati tidak gratis, namun mekanisme pembayaran iuran yang dapat diansur setiap bulan sesuai dengan kelas yang dipilih membantu masyarakat miskin khususnya untuk mendapatkan jaminan pengobatan di rumah sakit secara layak.

Bagi Anda yang tidak memungkinkan untuk membeli salah satu produk asuransi kesehatan dari perusahaan asuransi tertentu, maka BPJS Kesehatan sepertinya menjadi sebuah solusi untuk Anda.

Apa sajakah persyaratan untuk mendaftar BPJS Kesehatan, berikut ini persyaratan pendaftaran BPJS Kesehatan.

Pendaftaran Bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI)

Pendataan mayarakat dengan status Fakir Miskin dan Orang Tidak mampu yang menjadi peserta PBI dalam hal ini dilakukan oleh lembaga yang menyelenggarakan urusan Pemerintahan dibidang statistik (Badan Pusat Statistik) yang diverifikasi dan divalidasi oleh pihak Kementerian Sosial.

Diluar peserta PBI yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, juga terdapat penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah berdasarkan SK Gubernur/Bupati/Walikota untuk Pemda yang mengintegrasikan program Jamkesda ke program JKN.

Pendaftaran Bagi Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja

1. Calon peserta melakukan pendaftaran secara perorangan di Kantor BPJS Kesehatan

2. Melakukan pendaftaran terhadap seluruh anggota keluarga sebagaimana tertera di Kartu Keluarga (KK)

3. Mengisi formulir Daftar Isian Peserta (DIP) dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:

      - Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
      - Fotokopi KTP/Paspor, masing-masing 1 lembar
      - Fotokopi Buku Tabungan salah satu peserta yang ada didalam Kartu Keluarga
      - Pasfoto 3 x 4, masing-masing sebanyak 1 lembar.

4.. Setelah selesai melakukan pendaftaran, calon peserta akan memperoleh Nomor Virtual Account (VA)

5. Melakukan pembayaran iuran ke Bank yang dinyatakan telah bekerja sama, yaitu bank Mandiri, BRI, dan BNI

6. Bukti pembayaran iuran selanjutnya diserahkan ke kantor BPJS Kesehatan untuk dibuatkan kartu JKN. Pendaftaran BPJS Kesehatan juga dapat dilakukan secara online.

Info seputar BPJS Kesehatan » www.bpjskesehatan.link

Post title: Persyaratan Pendaftaran BPJS Kesehatan

Blog ini dibuat untuk tujuan sharing informasi seputar BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta informasi tentang asuransi dengan harapan dapat memberikan resource informasi yang bermanfaat.

Apabila Anda ingin co-pas artikel, dimohon dengan sangat untuk menyertakan link yang menuju ke laman artikel Persyaratan Pendaftaran BPJS Kesehatan ini.

Jika artikel pada laman ini bermanfaat, silakan like/bagikan dengan teman Anda di social media dengan menggunakan widget share dibawah ini.

3 Responses to "Persyaratan Pendaftaran BPJS Kesehatan"

  1. Utk memudahkan, apa bisa melakukan pendaftaran di Kelurahan, kami ber-KTP Lebak Bulus.
    Terimakkasih

    BalasHapus
  2. tgl 13 feb ibu saya berobat tp pas di pos pendaftaran dibilang krt tidak aktif mreka menanggapi dengan membentak2 etugas puskesmas gg.13 warakas no.faskes 9050412 nama asep rinaldi.sampai rmh su cek ternyata aktif dan sy k puskesmas kembali mreka menanggapi enteng tdk terdeteksi nomornya dan yg kedeteksi nomor lain. ibu saya traumq ga mau pke bpjs

    BalasHapus
  3. tgl 13 feb ibu saya berobat tp pas di pos pendaftaran dibilang krt tidak aktif mreka menanggapi dengan membentak2 etugas puskesmas gg.13 warakas no.faskes 9050412 nama asep rinaldi.sampai rmh su cek ternyata aktif dan sy k puskesmas kembali mreka menanggapi enteng tdk terdeteksi nomornya dan yg kedeteksi nomor lain. ibu saya trauma ga mau pke bpjs

    BalasHapus

close